MI Al Raudlah Banjarmasin MI Al Raudlah Banjarmasin Author Madrasah Ibtidaiyah Al Raudlah - MIS Al Raudlah (sering dibaca ar raudhah - al raudah - ar raudah) Banjarmasin adalah salah satu sekolah Agama swasta tingkat dasar berdiri tahun 1968
Title: Mengakui Dosa dan Kesalahan adalah Bukti Penyesalan
Author: MI Al Raudlah Banjarmasin
Rating 5 of 5 Des:
Suatu saat seorang penguasa mengadakan inspeksi di salah satu rumah tahanan ... ia ingin mengetahui keadaan para napi di tempat it...
Mengakui Dosa dan Kesalahan adalah Bukti Penyesalan





Suatu saat seorang penguasa mengadakan inspeksi di salah satu rumah tahanan ... ia ingin mengetahui keadaan para napi di tempat itu ... ia jelajahi kamar demi kamar ... ruangan demi ruangan ... setiap sudut tempat tidak ada yang luput dari pengamatannya . Ia lalu meminta para penjaga untuk mengumpulkan para napi yang ditahan di rumah tahanan itu ... setelah semua berkumpul ia pun bertanya pada mereka satu persatu tentang kejahatan apa yang mereka lakukan sehingga menjadi napi disitu ... semua napi yang ditanya selalu berkelit dan membela diri ... " tuanku ... aku tidak bersalah ... hakim saja yang tidak jeli melihat kasusku sehingga aku dipenjara disini " seorang napi berkata ngotot berharap si penguasa mau percaya padanya ... napi2 yang lain pun berkata dengan nada yang sama ... akhirnya tiba giliran seorang napi yang sedari tadi terlihat menghindar dari tatapan mata sang penguasa ... menyendiri dan tertunduk di sudut ruangan ... badannya kurus dan di wajahnya tampak jelas tanda2 kesedihan ... " kau ... kemari ... apa sebab engkau dipenjara disini ? " si penguasa bertanya sambil menghardik ... dengan suara gemetar , tertunduk malu ia menjawab : " wahai tuan ... aku adalah seorang yang kotor lagi pendosa ... suatu saat syaitan memperdaya akal sehatku, menggodaku dengan harta kekayaan, meskipun dengan jalan yang tidak benar ... aku pun kemudian mencuri ... petugasmu kemudian menangkapku ... lalu aku dimasukkan kemari " ... si penguasa menatap tajam pada narapidana yang satu ini ... ia kemudian berkata lantang : " sungguh ironis sekali ... mengapa orang yang berdosa lagi kotor ini dibiarkan tinggal dan berada di tengah2 kumpulan orang2 suci disini ... cepat keluarkan dia ... agar dia tidak menulari yang lainnya " ... seluruh napi dan penjaga bengong mendengar keputusan sang penguasa ... pencuri itupun dibebaskan sedangkan napi lainnya kembali dimasukkan ke dalam sel mereka ... dalam perjalanan pulang pengawalnya bertanya , mengapa ia membebaskan pecuri itu ... sang penguasa memjawab : " Mengakui dosa dan kesalahan adalah bukti penyesalan ... bukti bahwa ia telah bertaubat dan tidak akan mengulangi kesalahan nya lagi ... sedangkan napi2 lain yang menyangkal kesalahan2 mereka dan membela diri ... itu bukti bahwa mereka tidak menyesali kesalahan2 yang mereka lakukan ... bila dilepaskan ... mereka akan kembali mengulang kesalahan2 lagi " ..... ( qiraatur rasyidah )
Reaksi:

About Author

Advertisement

Posting Komentar

 
Top
 
Selamat datang di Web Resmi Madrasah Ibtidaiyah Al Raudlah....... Terima Kasih Atas Kunjungan Anda........